BANGKITLAH….!!!

Oleh : Zeng Wei Jian

Tahun demi tahun. Lies after lies. Pencitraan. Bohong lagi. Janji kosong. Injak hukum. Nista Agama. Tangkap pembangkang. Tyrant on the loose. Tak tahu malu. Haus kekuasaan. Halalkan segala cara. Jual negeri. Adu-domba rakyat.

Bengis. Dikit-dikit tangkap. Tuduh makar. Ciduk. Korupsi di mana-mana. Licik. Pura-pura lugu. Jahat. Keji. Bungkam pers. Ciptakan koruptor kecil-kecil. Gunakan laras senjata. Those who have a licence to kill. To kill his own people. Hina mereka yang beragama. Fitnah khilafah. Takut-takuti mereka yang bodoh.

Cukup. Cukup. From the cradle to the grave. Suara ketidak-adilan memanggil. Be A Man of your nation. Revolusionaries. Wake up…!! Mati demi negeri. Mati demi bangsa. Mati membela kebenaran. Mati dalam perjuangan.

Biarkan tirani itu melepas peluru tajamnya. Berdesing menembus hati. Jangan takut. Only the braves. Berjalan di tengah hujan pelor-pelor panas. Seorang revolusioner Menghampiri kematian. Demi bapaknya. Demi ibunya. Demi masa depan anak-anaknya. Rebut Kebebasan itu.

Mati ya mati. Blood is just a blood. Szuma Chien berkata, “Though death befalls all men alike, it may be weightier than Mount Tai or lighter than a feather.” Mati demi orang banyak lebih besar dari sebuah gunung. Mati di tengah ombak revolusi rakyat.

Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.