ANGGOTA LASKAR PEMBELA ISLAM DITANGKAP POLISI KARENA MENYEBAR VIDEO HOAX

Kuningan, Jawa Barat. AJ bin BS yang merupakan aktivis Laskar Pembela Islam di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ditangkap Satuan Reskrim Polres Kuningan, karena menyebarkan video hoax berjudul “Polisi Nyamar angkut C1 di Kuningan Jabar…pura-pura mau pasang spanduk” seperti diungkapkan AKBP Imam Setiawan, SIK dalam jumpa pers di Kuningan, Jawa Barat (6/5/2019) seraya menambahkan, ketika di GOR Ewangga tidak ada anggota kepolisian dalam video itu, sebab hanya terjadi miss komunikasi antara petugas PPK dengan salah satu relawan pasangan calon presiden.

“Peristiwa itu dijadikan bahan oleh tersangka dengan dibumbui judul dimana polisi menyamar untuk angkut C1. Jadi sesuai dengan faktanya itu tidak terjadi seperti itu, ditambah pula bahwa yang melakukan itu adalah polisi yang menyamar,” ujar Kapolres seraya menambahkan, isi video tersebut tidak sesuai dengan kenyataan dan dapat menimbulkan opini negatif tentang citra kepolisian di masyarakat.

Menurut perwira menengah Polri tersebut, video tersebut jelas merupakan berita bohong, berita yang sengaja membuat gaduh dan meresahkan masyarakat, mengganggu dinamika proses pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif yang sedang berjalan di Kabupaten Kuningan yang kita ketahui bersama semuanya berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

“Pasal yang dilanggar Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 12.000.000.000,- (dua belas milyar rupiah) dan pasal 14 ayat (1) UU tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara setinggi-tingginya 10 (sepuluh) tahun penjara,” terang Imam Setiawan (Red).