DPP FPI: PERISTIWA PENYERANGAN RUMAH PENDUKUNG CAPRES NO.02 DAN TEMPAT YANG BERTULISKAN MARKAS FPI YOGYAKARTA

Jakarta. Bahwa tindakan anarkis, Brutal, biadab dan aksi premanisme yang dilakukan oleh gerombolan pengacau keamanan oknum partai peserta Pemilu pengusung capres nomor urut 01 tersebut adalah sudah merupakan tindakan di luar batas, melanggar norma hukum dan keadaban serta kesantunan politik.

Tindakan tersebut sudah merupakan tindakan kriminal terorganisir serta pidana Pemilu yang semestinya berimplikasi Pada sanksi pembatalan partai yang bersangkutan sebagai peserta Pemilu.

Walaupun keberadaan DPD FPI Yogyakarta sudah dibekukan sejak 3 tahun yang lalu, namun masih banyak simpatisan FPI di Yogyakarta, sehingga wujud kecintaan para simpatisan ke FPI adalah dengan adanya atribut dan kalimat yang terasosiasi dengan FPI di rumah maupun di kendaraan simpatisan tersebut.

DPP FPI mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum yang tegas sebagaimana yang sering dipraktekkan ketika tuduhan pelanggaran hukum dituduhkan kepada pendukung capres nomor 02. Sudah menjadi standar aparat penegak hukum, penangkapan melalui cara cara seolah pelanggaran hukum berat dan berbahaya bahkan dengan segala ekspos media besar besaran.

FPI mendorong sikap yang sama yang mestinya dipraktekkan oleh aparat hukum terhadap pelaku penyerangan rumah pendukung capres nomer 02 untuk menunjukkan bahwa aparatur hukum tetap profesional modern dan terpercaya.